Selamat Datang di P.O.'s Blog - Teknik Pemesinan dan Otomotif P.O.'s Blog
iloveindonesia

Jumat, 20 Juli 2012

Bahan Bakar


Bahan bakar adalah suatu materi apapun yang bisa diubah menjadi energi. Biasanya bahan bakar mengandung energi panas yang dapat dilepaskan dan dimanipulasi. Kebanyakan bahan bakar digunakan manusia melalui proses pembakaran (reaksi redoks) dimana bahan bakar tersebut akan melepaskan panas setelah direaksikan dengan oksigen di udara. Proses lain untuk melepaskan energi dari bahan bakar adalah melalui reaksi eksotermal dan reaksi nuklir (seperti Fisi nuklir atau Fusi nuklir). Hidrokarbon (termasuk di dalamnya bensin dan solar) sejauh ini merupakan jenis bahan bakar yang paling sering digunakan manusia. Bahan bakar lainnya yang bisa dipakai adalah logam radioaktif.

Jenis-jenis bahan bakar
Berdasarkan materinya
§  Bahan bakar padat
Bahan bakar padat merupakan bahan bakar berbentuk padat, dan kebanyakan menjadi sumber energi panas. Misalnya kayu dan batubara. Energi panas yang dihasilkan bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap untuk menggerakkan peralatan dan menyediakan energi.
§  Bahan bakar cair
Bahan bakar yang berbentuk cair, paling populer adalah bahan bakar minyak atau BBM. Selain bisa digunakan untuk memanaskan air menjadi uap, bahan bakar cair biasa digunakan kendaraan bermotor. Karena bahan bakar cair seperti Bensin bisa dibakar dalam karburator dan menjalankan mesin.
§  Bahan bakar gas
Bahan bakar gas ada dua jenis, yakni Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquid Petroleum Gas (LPG. CNG pada dasarnya terdiri dari metana sedangkan LPG adalah campuran dari propana, butana dan bahan kimia lainnya. LPG yang digunakan untuk kompor rumah tangga, sama bahannya dengan Bahan Bakar Gas yang biasa digunakan untuk sebagian kendaraan bermotor.
Berdasarkan materinya
§  Bahan bakar tidak berkelanjutan
Bahan bakar tidak berkelanjutan bersumber pada materi yang diambil dari alam dan bersifat konsumtif. Sehingga hanya bisa sekali dipergunakan dan bisa habis keberadaannya di alam. Misalnya bahan bakar berbasis karbon seperti produk-produk olahan minyak bumi.
§  Bahan bakar berkelanjutan
Bahan bakar berkelanjutan bersumber pada materi yang masih bisa digunakan lagi dan tidak akan habis keberadaannya di alam. Misalnya tenaga matahari.


Senin, 16 Juli 2012

Mesin Rusnas

Mesin Rusnas adalah mesin buatan BPPT yang dibiayai oleh pemerintah, kata RUSNAS sendiri adalah kependekan dari Riset Unggulan Strategis Nasional dan saat ini dikenal sebagai mesin dari mobil GEA. Mesin ini berbahan bakar bensin , bersilinder 2 buah dan berkapasitas 640 cc. Pembuatan mesin ini memakan waktu kurang-lebih tujuh tahun (2002-2009) . Pada 2009 mesin ini sudah mendapat sertifikasi laik jalan dari Pusat Penelitian Ilmu Penge­tahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang. Menurut ­Nyoman Jujur (Ketua Riset Unggulan Strategis Nasional), total biaya riset untuk pembuatan mesin ini US$ 300-400 ribu (Rp 3-4 miliar). Sebagai catatan di negara maju , untuk menciptakan satu prototipe mesin, dana risetnya mencapai US$ 10 juta.

Sejarah

Awalnya, mesin Rusnas diciptakan untuk digunakan di pedesaan, terutama untuk mesin-mesin pertanian. Mesin yang dibuat menggunakan konsep chip and fixture dengan mesin konvensional ini juga diperuntukkan bagi microcar, perahu, dan mobil berbahan bakar gas. Kelanutannya mesin ini dicangkokkan ke city car GEA.
Disiapkan sejak 2002, hanya dalam setahun mesin Rusnas sudah bisa menyala. Tantang­an terbesar dalam pembuatan mesin ini ada pada proses pengecoran logam untuk mesin. Proses itu membutuhkan presisi tinggi agar silinder head dan blok mesin sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Ini susah dipenuhi karena bahan baku blok mesin itu logam aluminium yang mudah menyerap gas, mudah keropos, dan tingkat penyusutannya tinggi. Ini tak boleh terjadi karena Di dalam side head ada water jacket, ada air yang mengalir, dan di atasnya ada oli. Kalau ada yang keropos, keduanya bisa bercampur.
Mesin ini terbuat dari aluminium , Aluminium dipilih karena ringan dan power spesifiknya lebih tinggi. Setelah berkali-kali gagal, akhirnya para peneliti menemukan metode pengecoran aluminium yang pas. Kuncinya ternyata ada pada casting layout. ”Logam kan mengalir, terus cair, lalu memadat. Di saat memadat itu, kami mengatur agar kondisi pemadatan tidak menghasilkan keropos,” kata Nyoman Jujur.
Produksi
Produksi prototype dilakukan di Tangerang dengan partner PT. Adhi Metal Gussindo. Setelah lolos uji ketahanan, mesin GEA masuk produksi percobaan . Tes ini dilakukan di PT. Nefa Global Industries dan PT. Lamda Alloy Takaru di Tegal, Jawa Tengah, sebagai informasi PT Nefa sudah berpengalam­an membuat mesin diesel. Targetnya adalah menghasilkan mesin skala produksi dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan prototipenya. Tahun 2008 telah dihasilkan lima mesin. Salah satunya dikirim ke Inka dan digunakan dalam prototype mobil GEA.Direncanakan mesin ini akan dijual dengan harga Rp 8.000.000.-/unit.
Data teknis

Mesin Rusnas :

  • Kapasitas = 500 cc (vesi awal) sampai 640 cc (versi akhir)
  • Silider = 2 buah berkofigurasi sejajar
  • Bahan Bakar = bensin atau gas
  • Bahan mesin = aluminium
  • Daya = 11,5 kW pada 3.800 rpm
  • Torsi = 31 NM pada 2.800 rpm
  • Sistem pasokan bahan bakar = karburator dan injeksi (EFI)
  • Apilkasi = Mobil , perahu , mesin industi , mesin pertanian , pembangkit listrik (genset)
  • Harga = Rp 8.000.000/unit pada tahun 2009

    Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_Rusnas

Adi Kurniadi. Diberdayakan oleh Blogger.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes